Menolong Si Penguasa Tiran

18 April 2014

Hajjaj bin Yusuf al-Thaqafi adalah seorang tiran yang keji di Irak. Meskipun ia membuat banyak perkembangan dalam pertanian dan bidang-bidang lainnya, tetap saja rakyat mengharapkan kelengserannya. Tak sedikit ulama yang menentang kebijakannya.

Seorang ulama besar, Said bin Jubair menjadi martir sebab persengketaannya dengan Si Tiran. Sebelum meninggal, ia dipenjarakan di sebuah ruangan besar tak beratap, bersama 50.000 lelaki dan 30.000 wanita, ribuan di antara mereka dibiarkan telanjang dan tak terlindungi dari terik matahari maupun hujan deras.

Tak diragukan, banyak yang membenci model penguasa semacam ini. Suatu hari, Hajjaj bin Yusuf al-Thaqafi mandi di salah satu sudut teluk Persia. Sial, dia terbawa arus dan hampir tenggelam hingga akhirnya berhasil diselamatkan oleh seseorang.

Sambil terengah-engah dan merasa beruntung masih hidup, Hajjaj berujar kepada penolongnya, “Katakan apapun yang kau inginkan, semua permintaanmu akan kukabulkan!”

Ternyata si penolong tidak tahu siapa orang yang ditolongnya itu, ia pun bertanya, “Memangnya kau ini siapa? Sampai-sampai mau mengabulkan apapun permintaanku?”

Si penguasa menjawab dengan penuh kebanggaan, “Akulah Hajjaj al-Thaqafi.”

Orang yang diajak bicara tersentak kaget. Ia sadar siapa orang yang ditolongnya itu. Sambil berbisik, ia berkata, “Aku minta kepadamu satu hal saja, tolong. Bersumpahlah kepadaku demi Allah, jangan ceritakan kepada siapapun bahwa aku telah menolongmu.” []
Share on :
Comments
0 Comments
 
Copyright © 2013-2017 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang