Santri Anti Korupsi Sidoarjo Tolak Money Politic Pileg 2014

5 April 2014


SANTRIJAGAD – Gelaran Pemilu 2014 menjadi pusat perhatian berbagai pihak. Isu money politic ditengarai sebagai biang kebobrokan sistem perpolitikan Indonesia. Gerakan menolak money politic pada berbagai jenjang Pemilu 2014 semakin bergulir.Santri Anti Korupsi (SAKSI) Sidoarjo ikut mendukung menolak praktek money politic pada Pileg 2014. Melalui kordinator SAKSI, Muhaimin Kholid mantan ketua PMII Sidoarjo menegaskan bahwa poltik uang (money politic) salah satu biang keladi tatanan politik dan kebijakan publik kacau balau.

“Politik uang hancurkan tatanan politik yang seharusnya memberikan kemanfaatan  kepada masyarakat secara penuh menjadi artifisial belaka,” tegasnya.


Menurutnya, politik uang mendorong lahirnya politisi politisi pragmatis, kongkalikong dan sarat korupsi. Kepentingan rakyat hanya menjadi busa perdebatan yang berputar tak berujung pangkal. Kalau politik uang masih terjadi di Pileg 2014, berupa sogok menyogok atau suap menyuap, dan mereka kemudian menjadi wakil rakyat maka harapan perubahan bagi pembangunan yang optimal hanya angin lalu.

“Tak bermaksud menggurui, sudah jelas pada hadist nabi bahwa laknat Tuhan pada orang yang menyuap dan disuap,” tandasnya. []


Share on :
Comments
0 Comments
 
Copyright © 2013-2016 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang