30 Nasihat Rumah Tangga

18 August 2014

Menyongsong bulan Syawal. Berikut adalah 30 nasehat bagi kedua mempelai, pria dan wanita, sebagai bekal untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Insya Allah kan menggapai dermaga sakinah, mawaddah, warahmah. Dinukil dari kitab Adab al-Mu'asyarah karya Syaikh Prof. DR. KH. Achmad Yasin Asymuni.

Bekal Pernikahan


1. Seorang laki-laki hendaknya memperlihatkan kemauan dan pergaulan yang baik bersama istrinya, jangan sampai menuruti egonya sendiri, meski ia keturunan ningrat dalam lingkungan keluarganya.

2. Ingat, bahwa pasangan Anda sangat membutuhkan perhatian Anda kepadanya.

3. Belajarlah untuk sedikit berbicara dan banyak mendengarkan.

4. Pandai-pandailah menghargai wilayah prifasi pasangan Anda.

5. Lakukan secara sedang-sedang saja dalam mengelola keuangan.

6. Jangan banyak cemberut dan mendiamkan pasangan seenaknya.

7. Tampillah serasi dengan pasangan Anda, baik dalam penampilan atau perbuatan.

8. Jauhi pertengkaran dan sikap marah-marah.

9. Hati-hati dengan perceraian.

10. Jangan sesekali mencela atau menyakiti kerabat pasangan Anda. “Pring sak dapur, diobahne siji, obah kabeh”.

11. Kullu hisbin bimaa ladaihim faarihuun.

12. “Air besar batu bersibak”.

13. Perhatikan hak-hak orangtua masing-masing, jangan abaikan mereka, karena larut menuruti kehendak pasangan.

14. Jadilah Anda sebagai contoh untuk pasangan Anda dalam berbakti kepada orangtua Anda.

15. Hargai pasangan Anda.

16. Jangan mudah tergoda dengan wanita lain di luar rumah.

17. Sekiranya Anda tidak bisa berbuat adil, jangan sesekali berfikir untuk poligami.

18. Perlu diketahui oleh para wanita, bahwa poligami serta talaq adalah syari’at Allah, maka janganlah mengingkari hal tersebut, karena ini urusan aqidah.

19. Hendaknya Anda memahami karakteristik pasangan Anda dengan baik dan tempatkan dia sesuai dengan karakter yang dimilikinya.

20. Jangan sesekali mempertontonkan pertengkaran dengan pasangan di depan anak-anak. Jadilah contoh yang baik bagi anak-anak.

21. Berbaik sangka dan melakukan keseimbangan, tidak terkesan berjalan sendiri-sendiri “Rujal sentul, siji ngalor, siji ngidul”.

22. Jagalah diri kamu dan keluarga kamu dari ancaman siksa neraka.

23. Jangan menceriterakan kekurangan pasangan di depan orang lain.

24. Lebih baik punya sedikit, tapi halal; dan janganlah mengharapkan yang lebih banyak, yang belum jelas statusnya.

25. Libatkan pasangan Anda pada duniamu, sepanjang yang dapat diikuti olehnya.

26. Jangan sesekali marah-marah, apalagi sampai menghina kepada pasangan Anda di depan umum.

27. Jangan menuntut pasangan Anda terhadap sesuatu yang bertentangan dengan karakter, tipologi dan kebiasaannya.

28. Carilah nafkah duniawi, seukuran yang dibutuhkan untuk kehidupan di akhirat.

29. Pasangan Anda adalah belahan jiwa Anda. “Garwo, sesigare nyowo”.

30. Pasangan Anda adalah pakaian untuk Anda, yang berfungsi sebagai penutup aurat, sebagai perhiasan, sebagai pelindung badan dari sengatan matahari, guyuran air hujan serta hembusan angin yang membahayakan. [Bm]
Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2017 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang