Gerakan Beasiswa Santri Foundation

28 March 2015

Berawal di Tegal, sekelompok pemuda-pemudi berinisiatif membuat suatu gerakan sosial di bidang pendidikan, khususnya pesantren, sebagai wujud khidmah terhadap agama. Gerakan ini disemati nama; Santri Foundation, secara resmi lahir pada tanggal 12 Robi'ul Awwal 1433 H bertepatan dengan 5 Februari 2012. Redaksi Santrijagad berkesempatan berbincang dengan koordinator Santri Foundation (SF), Muhammad Budi Mulyawan. Berikut ini tuangan obrolan kami:



Apa sebenarnya tujuan Santri Foundation?

Program awal Santri Foundation adalah memberikan beasiswa kepada Santri yang tidak mampu untuk menalani pendidikan di pondok pesantren. Gerakan ini dilakukan mengingat banyak santri yang membatalkan niat mondok mereka, putus di tengah jalan karena alasan finansial, keuangan yang tidak mencukupi. Padahal biaya untuk mondok sangat terjangkau dan sangaat murah dibanding sekolah umum. Tetapi karena jarang para donatur yang mengerti, akhirnya banyak yang harus berhenti mondok. Program ini diadopsi dari beasiswa semesteran untuk mahasiswa. Setiap santri yang telah mendapat beasiswa ini akan dibantu oleh SF untuk membayar biaya pendidikan setiap bulan.

Dimana dan berapa santri yang diberi beasiswa untuk SF?

Dari bulan Maret 2012, siswa yang diberi beasiswa untuk SF untuk pertama adalah 12 orang dari Tsanawiyah (SMP) dan Aliyah (SMA) hingga bertambah menjadi 20 orang. Dipilihnya dua jenjang ini karena di sini sangat rawan putus pendidikan. Beasiswa berupa uang pendidikan pesantren. Pemberian beasiswa dilakukan di Pondok Pesantren At-Tauhidiyyah Giren-Talang-Tegal/Cikura-Bojong-Tegal sebagai pilot project karena Santri Foundation pertama kali berdiri di lingkungan pesantren ini. Target jumlah santri dan tempat pemberian beasiswa akan meningkat seiring dengan berkembangnya Santri Foundation.

Mengapa sasarannya di pesantren?

Sangat sedikit data, baik dari pemerintah, swasta, maupun LSM yang mengungkap jumlah santri yang putus pendidikan. Data ini tidak sebanyak data mengenai jumlah siswa yang putus di sekolah umum. Karena keterbatasan data inilah maka sangat jarang sekali program beasiswa dan bantuan pendidikan yang membantu para santri dalam mencapai cita-cita pendidikannya. Kebalikannya, sangat banyak beasiswa dan bantuan untuk sekolah umum dan universitas. Untuk mengatasi ketimpangan ini maka kami berusaha mengambil peran dan mengadopsi sistem beasiswa pada sekolah umum kemudian menerapkan sistem-sistem ini di Santri Foundation. Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Sejarah telah mencatat pondok pesantren dominan dalam melahirkan individu yang menjunjung tinggi agama dan bermoral Pancasila dibanding pendidikan umum. Di tengah Indonesia yang semakin krisis kebenaran, moral, dan akhlak, pondok pesantren harus terus diperjuangkan.

Jadi, fokus pada pemberdayaan lingkungan santri?

Sejauh ini, iya. SF memiliki misi untuk engembangkan dan meningkatkan kesadaran serta tanggung jawab masyarakat terhadap masa depan santri sebagai anak bangsa. Yakni dengan meningkatkan kualitas akses pendidikan bagi santri yang berprestasi untuk membangun SDM pesantren. Juga untuk meningkatkan tradisi masyarakat sebagai Orang Tua Asuh bagi santri yang tidak mampu.

Penyerahan beasiswa santri dari Santri Foundation
Lalu siapa saja donaturnya?

Siapapun dapat menjadi donatur. SF tidak bersifat mengikat anggotanya, namun SF hadir sebagai media pengingat kepada anggotanya untuk komitmen terhadap diri sendiri, untuk diri sendiri dalam melakukan kewajiban agama, yakni menegakkan perjuangan Rasulullah di bumi pertiwi, khususnya dalam ranah pendidikan Islam. Tentu saja donaturnya harus termotivasi untuk mencari penghasilan yang halal karena ini menyangkut langsung kehidupan para santri yang sangat mementingkan aspek barokah.

Mekanisme donasinya bagaimana?

Donatur (Prospective Donation) di Santri Foundation dibagi menjadi 2 yaitu Donatur Wajib dan Donatur Sukarela. Donatur wajib adalah donatur yang mentransfer ke rekening SF secara rutin setiap bulannya. Donatur wajib tidak dipatok nilai dan besarannya, Anda bisa memberi misalnya 20 ribu, 50 ribu, 200 ribu, hingga jutaan rupiah akan tetapi jumlahnya harus konstan dan diharap tidak dibawah angka yang telah disepakati. Jika Anda memiliki rejeki lebih, angka dapat ditambah sesuka Anda.

Sedangkan Donatur Sukarela adalah donatur yang mentransfer secara tidak rutin ke rekening dan sangat tidak dipatok nilainya. Donatur ini bebas akan tetapi telah mengisi formulir SF dan bersedia menjadi member SF serta mematuhi peraturan dan etika SF.



Kapan donasi dan penyerahan beasiswa dilakukan?

Waktu donasi adalah tanggal 1-10 setiap bulannya. Penyerahan donasi tiap akhir bulan. Waktu mengurus administrasi untuk pengurus SF adalah tanggal 1-10 bulan depannya.

Cara untuk mendaftar menjadi donatur?

Untuk registrasi menjadi member, Anda bisa menghubungi humas kami. Untuk proses registrasi dan rekruitmennya menggunakan sistem tertutup. Jika Anda punya akun FB, maka akan dimasukkan ke  grup Facebook kami. Setelah registrasi, Anda mentransfer donasi ke rekening Santri Foundation yang bisa ditransfer via antarbank karena menggunakan ATM Bersama. Paling lambat setiap tanggal 5 tiap bulannya.

Adakah laporan keuangan dari SF kepada donatur?

Tentu saja! Anda akan mendapat laporan keuangan setiap periode sebagai transparansi dari pembukuan Santri Foundation. Setiap donasi akan dipertanggungjawabkan melalui laporan LPJ, untuk 3 tahun ini menggunakan paper. Selanjutnya hanya akan dilaporkan di group Facebook.

Bagaimana pengelolaan uang donasi?

Pada tahun 2012 telah disepakati bahwa dengan menjadi anggota Santri Foundation maka Anda secara otomatis menyetujui pengelolaan keuangan yang telah dijadikan kebijakannya oleh pengurus. Pengelolaan keuangan di SF terbagi menjadi 3.

Pertama, biaya administrasi pengelolaan SF, semisal potongan bank, brosur, surat menyurat, dan semacamnya. Kedua, biaya beasiswa untuk santri yang untuk sementara SF harus memiliki target minimal 600 ribu per bulan untuk 12 santri. Biaya ini disebut Kekuatan Minimal Bulanan (KMB).

Ketiga, biaya unit usaha yang keuntungannya untuk menopang beasiswa berprestasi setiap tahun. Biaya untuk ini berasal dari sisa KMB dan dari donatur tidak tetap. Unit usaha SF saat ini adalah kaos Santrijagad. Untuk tahun 2015, poin ketiga ini dihapus supaya dana tidak masuk ke ranah bisnis, karena punya resiko untung-rugi. Sehingga dana murni dikelola untuk beasiswa dan santunan anak yatim. Nantinya, untuk bisnis diharapkan ada hibah khusus.

Sejak 2012 hingga sekarang, 2015, apa yang sudah dikerjakan SF?

Setelah 3 tahun bergerak, SF berupaya melakukan beberapa hal kecil. Pertama, tentunya penampungan dan penyaluran santunan. Yakni berupa Gerakan Santri Asuh bagi santri yang tidak mampu dan beasiswa untuk santri berprestasi. Ada pula penghargaan berupa tunjangan untuk ustadz yang telah mengabdi dan mendedikasikan diri terhadap pendidikan pesantren.

Selama 3 tahun ini ada 18 donatur tetap dan 26 donatur sukarela. Ada 31 santri dan 10 yatim yang diasuh SF. Selama rentang itu, dana yang SF salurkan total 28 juta rupiah.

Kedua, SF merambah pada pengembangan media dakwah online, yakni di situs www.santrijagad.org. Ketiga, pengelolaan koperasi Santrijagad yang sementara bergerak di bidang penerbitan buku (press) dan penjualan Kaos Santrijagad. Keempat, diskusi santai rutin Komunitas Santrijagad setiap bulan yang digelar di Taman Rakyat Slawi dengan tema-tema Islam kontemporer progresif.

Untuk selanjutnya, kami ingin bekerja sama dengan berbagai pihak dan lembaga untuk mendukung program Santri Foundation, memantapkan langkah dan melebarkan sayapnya, serta tetap konsisten dengan idealisme awal untuk terus bergerak pada jalur sosial.
Salah satu badan usaha yang pernah dijalankan Santri Foundation
Kontak yang bisa dihubungi?

Anda bisa hubungi humas kami untuk registrasi sebagai donatur, Saudara Novel Em Alam dengan SMS atau telepon ke 0856 977 24909. Untuk kerjasama, berbagi konsep atau perluasan jaringan, bisa hubungi saya melalui nomor 0856 9304 9605. [Zq]
Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2017 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang