Tujuh Komentator Paling Oke Peraih Kaos Santrijagad Gratis!

8 September 2015

Sebagaimana sudah kami janjikan seminggu lalu, bahwa dalam rangka syukuran 2000 likes di fanpage Santrijagad, kami mengadakan sayembara komentar. Siapapun berhak memberikan komentar tentang Santrijagad, tentu harus memuat kesan serta kritik atau saran.

Awalnya, kami akan membagikan 5 kaos untuk 5 komentator paling oke. Namun, dari puluhan komentar yang masuk, kami memutuskan ada 7 komentator yang berhak mendapatkan kaos gratis dari kami. Yakni 5 komentar yang sarat dengan apresiasi dan masukan, serta 2 komentar sastrawi yang tak bisa kami abaikan.

Ini dia 5 komentator sarat apresiasi dan masukan yang beruntung mendapatkan kaos dari kami;

1. Rifqi Tamami

Kesan: sangat senang dengan adanya website dan fanpage Santrijagad seperti ini. Meski baru membaca beberapa artikel saja, namun setidaknya bisa menambah beberapa pengetahuan yang saya tidak ketahui sebelumnya. Saran: tingkatkan lagi kesemangatan dalam mengembangkan website dan fanpage ini karena website dan fanpage Santrijagad seperti ini sangat menginspirasi para santri yang lain untuk berbagi wawasan pengetahuan yang dimiliki melalui media sosial.
2. Yoga Suparjo
Mungkin butuh diskusi membahas anggaran untuk kemajuan Indonesia di Senayan. Mungkin juga butuh diskusi untuk pelaksanaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang setiap tahun ada di Kelurahan. Tapi, untuk kami para generasi muda Islam, kami juga butuh diskusi membahas agama dan poro alim ulama serta sejarahnya. Itu ada di Santrijagad!
3. Abdillah Buana Ahmad
Meski jarang saya buka website-nya dan hanya ikut membaca sekilas saja dari postingan di fanpage ini, Santrijagad perlu lebih konsisten dalam berbagi update-nya di beranda maya ini. Yang saya ketahui pertama kali dari fanpage ini adalah tentang kegiatan diskusi yang direportasikan dan tema yang dijadikan bahan diskusi tidak melulu diambil dari kajian kitab kuning sebagaimana dengan kegiatan musyawarah yang ada di lingkungan pesantren salaf Ahlussunnah wal Jama'ah. Pun ruang geraknya menggunakan ruang publik yang tidak menutup kemungkinan bagi siapa saja yang ingin bergabung dalam diskusi tersebut walau kegiatan tersebut kurang saya ketahui persis dimana dan kapan dilangsungkan, juga sebab keberadaan diri saya yang tidak satu kota dengan kota kelahiran santrijagad ini. Harapan saya dari didirikan serta dilaksakannya gerakan Santri Foundation dan nama Santrijagad yang dipakai di dunia netizen dapat dikenal di jagad maya maupun nyata.
4. Syukron Ma'mun Cirebon
Program beasiswa Santrijagad menginspirasiku untuk melakukan hal serupa meski baru sebatas konsep dan ide. Semoga segera teralisir. Santrijagad top. Terus suguhkan tulisan-tulisan yang bagus, berisi, dan sesuai dengan Ahlussunnah wal Jama'ah di tengah gempuran banyaknya media-media yang gak jelas sumber keilmuannya. Semoga sukses selalu dan selalu diberi kekuatan, petunjuk, dan pertolongan oleh Allah ta'ala bibarkatil faatihah.
5. Koko Tatan
Ibarat museum, Santrijagad adalah media yang senantiasa merawat keping-keping bangunan peradaban berpikir serta keutuhan sejarah pemikiran. Bagaimana tidak, ia lahir ditengah-tengah kebangsatan dan kerancuan wacana, opini dan informasi. Namun mampu memelihara kejernihan berfikir, menakar, serta melahirkan lompatan-lompatan berfikir dan ide-ide inovatif yg patut diteladani. Salut dengan website beserta para kru-kru media ini. Tetap eksis, dan mari merayakan 2000 likernya dengan rasa syukur.
Ini dia 2 komentator sastrawi nan inspiratif yang juga beruntung mendapatkan kaos Santrijagad gratis:

1. Ki Penthol Imamjolosutro:

Santrijagad pondok pesantrennya jagad raya, santrinya mengaji tanpa dampar, kiainya tanpa jubah dan sorban, kitabnya lembaran isi alam raya, syarahnya segala peristiwa bumi langit, gerakan dakwahnya gerilya semesta.
2. Penyair Masuk Angin
Cinta itu di kedalaman..
Tak pernah dangkal..
Tak pernah lelah tuk mengenal cinta..
Selalu menebarkan kasih-sayang..
Tak pernah takut untuk berkata benar..
Selalu luwes dan toleran..
Ketika bertemu dengan otak dangkal namun merasa di kedalaman..
Tetap membangkitkan semangat..
Selalu menebarkan keindahan pengetahuan..
Berbagi nuansa dengan cerita-cerita hidup para kekasih Tuhan..
Menumbuhkan Cinta..
Hmm.. bagiku Santrijagad memang istimewa..
Dua ribu like tetap semangat menebarkan Kasih Sayang

Itulah ketujuh komentator paling oke yang berhak mendapatkan kaos gratis dari kami. Bagi nama-nama yang tersebut di atas, akan kami hubungi melalui inbox Facebook dan harap segera membalas untuk konfirmasi alamat pos.

Nah, di bawah ini adalah komentar-komentar lain yang juga menyampaikan kesan dan sarannya untuk perkembangan gerakan Santri Foundation beserta website dan fanpage Santrijagad, namun belum beruntung mendapatkan kaos dari kami. Tapi agaknya sangat sayang bila komentar-komentar tersebut tidak kami dokumentasikan.

Ifullion As Saify

Lebih ditingkatkan intensitas update kabar yang lebih mencerahkan aja. Catatan dari kitab ulama salafus solih juga patut untuk digemakan lagi, agar hati kita bisa kembali disirami teladan-teladan yang terpuji.
Iftahlana Miftah Al Futuhat
Santrijagad adalah tempat dimana para santri dapat mengakses kabar secara berimbang dan tentu bisa dipertanggungjawabkan. Sebagai santri tentu Fanpage Santrijagad adalah laik untuk diikuti, diambil segala yang baik darinya, serta para likers dapat berkomentar dengan akhlaqul karimah atau jikapun ada ketidakcocokan para santri dapat mengkritik dengan santun. agar bertambah manfaat barokah ilmu kita semua.
Mohammed Syis Al Andonesy
Santrijagad; Satu pemikiran dalam cangkir solidaritas akan menumbuhkan benih-benih penggagas masa depan yang arif.  Santrijagad adala santri yang membumikan nilai, kultur dan pemikiran dlm modernitas tanpa mengurangi subtansialnya.
Ghofur Arex Genuk
Saya ikut bangga atas hadirnya website ini, terus ramaikan dan gemborkan pada anak-anak muda jaman sekarang, tolong cari dan tambah terus admin-admin yang berkomitmen, jangan sampai pada suatu nanti fanpage ini disalahgunakan, cukup sekian semoga berkah dan diridhoi Allah swt. Aamiin suwun.
Riyan To De Lasuga
Sesekali diekspos wali-wali jaman sekarang, para wali identik dengan kesabaran dan dakwahnya untuk membimbing agar mengenal islam. Tahukah anda siapa wali-wali jaman sekarang? Mereka adalah para guru ngaji pinggiran yang tidak pernah memungut biaya ngaji. Dengan karomahnya mengenalkan a i u, ba bi bu, ta ti tu pada anak yang masih ingusan, dengan kesabaranya membimbing cara-cara beribadah, mengenalkan sholawat, dan lain-lain. Itu hanya pendapatku.
Ali Fatihin
Ingsun Ali manggon ono ing Tlatah Bumi Nusantoro. Sliramu weroh nyawang awaku ono ing jagad. Nggolek pepadhang ono ing zaman internetan. Yoo iki minongko salah sijining dalan kang jumlahe ewonan. Website SANTRIJAGAD iki yoo ora ono liyo muncule amergo Karepe Sing GELAR JAGAD. Ta Ngopii seg ah. ben wani nompo kenyataan.
Arjuafwarrobbi Sang Mancunian Wetansawah
Santrijagad bagaikan jendela dunia pesantren dan santri. Dengan membuka fanspage santri jagad berarti kita mengetahui apa apa yang ada di balik dunia pesantren dan santri.
Ahda Habibi
Buku tak pernah memaksa siapapun yang membacanya untuk menjadi pintar. Pun tak mendorong si pembaca menjadi bodoh. Semoga Santrijagad tetap menjadi buku yang baik. Buku sejati. Amin.
Ahmad Mundzir
Kami ikut menyambut gembira dengan web dan fanpage ini. Kami minta untuk memperbanyak kontributor atau admin di berbagai daerah. Supaya tetep langgeng, lestari, tidak hanya ramai di awal. Nuhun.
Saiful Anam
Sepurane Kang Admin, sak jane luweh apek jenenge diwalek wae kang, dadi Jagadsantri ben wong sak jagad iso dadi santri kabeh. Soale awale awakku sempat keliru moco dadi Santrijoged sehingga awakku sempat misoh-misoh dewe koyo ngene; “Lho, jane admin iki santri tenan po palsu? Nawane sirahe wes rodo koplak, nggawe jeneng kok rak nggenah.”
Muhamad Iqbal Fahmi
Santrijagad ibarat teko mentari yang setia menuangkan ide-ide kreatif ke dalam ceruk kehidupan anda yang kosong di pagi hari. Rajin membasahi kerongkongan kering para pembaca yang muak dengan media yang hobi menjual sensasi. Keep innovating and watching over the universe vibes. Inspiratif dan konstruktif
 Mas Udin
Di kala kegalauan yang melanda hati para santri terutama yang jomblowan. Santrijagat hadir dengan postingan yang mampu dibaca oleh hati setiap para santri. Semoga postingan santrijagat selalu santun dan menyejukkan.
Kurkhi
Santrijagad seperti pabrik rokok yang disanjung para pecandu produknya, menemukan Santrijagad bagaikan menemukan teman untuk melaluli reaksi atas kegelisahan para pencari kebenaran khususnya para jomblo.
Bery Cupu
Sekarang ini lagi ngetrend parenting,coba diulas parenting ala islami,lebih bagusnya ada narasumber atau konsultan yang memang sesuai dengan bidang tersebut.
Terima kasih bagi segenap simpatisan Santri Foundation dan pengunjung Santrijagad, semoga setiap kritik dan saran bisa kami tindak lanjuti. Salam damai dan berkah untuk kita semua. []
Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2016 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang