Kisah Mimbar Nabi

18 October 2015


Saat Nabi Muhammad di Madinah, beliau selalu berceramah disamping pohon kecil. Beliau bersandar di dekatnya saat berceramah. Pohon itu terletak di dalam tempat yang dikenal sebagai masjid Nabawi. Karena pengikut Nabi semakin banyak, sebagian sahabat mengusulkan agar membuat mimbar agar Nabi dapat duduk dan bisa agak lebih tinggi sehingga terdengar jelas oleh jamaah. Pada saat mimbar baru digunakan dan para sahabat telah duduk dan Nabi naik ke atas mimbar, Tiba-tiba terdengar suara seperti orang menangis, para sahabat berpandangan-pandangan mencari-cari siapa gerangan yang menangis.

Semakin lama tangisan itu semakin keras, ternyata suaranya berasal dari pohon yang biasa disandari Nabi saat khutbah. Nabi pun turun mendekati pohon dan mengelus-ngelus menenangkan pohon sehingga reda tangisnya. Nabi pun kembali ke mimbarnya untuk memulai khotbahnya. Tangisan kembali terdengar dari pohon itu Nabi pun kembali menenangkan sang pohon yang kembali tenang setelah Nabi mengusapnya.

Nabi pun bertanya kenapa pohon menangis, atas ijin Allah Pohon itu berkata bahwa ia menangis karena ia sedih tidak bisa dekat dengan Nabi lagi karena Nabi kini telah memiliki mimbar. Nabi pun menenangkan sang pohon dan berkata bahwa pohon itu akan bersama Nabi di Surga kelak. Pohon itu tidak lagi menangis lagi. Kalau Pohon saja bisa sedemikian cintanya dengan Nabi, bagaimana dengan kita? (Kanthongumur)

والقمر والشجر والذيب ينطقون بنبوتك عن قريب
Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2017 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang