Nasehat Pernikahan

17 October 2015

Ada seseorang berkata bahwa menikah itu enaknya Cuma satu minggu sampai satu bulan tapi mengalami ketidak enakan bertahun-tahun. Maka cobalah kita membantah walaupun belum menikah, seperti perkataan sebagian pendakwah:

Pernikahan itu mempunyai lima kebahagiaan:

  1. Kebahagiaan semalam: Yaitu Ketika Suami istri tenggelam dalam kasih sayang yang tidak bisa lagi ditahan, karena suatu cita-cita yaitu ingin memiliki keturunan.
  2. Kebahagiaan seminggu: Yaitu masa bulan madu, dimana suami-istri disibukan dengan penyatuan Hati, penyatuan tujuan, penyatuan cita-cita untuk masa depan.
  3. Kebahagiaan Sebulan: Yaitu masa penyatuan antara dua keluarga setelah pernikahan, yang mana, suami istri akan memiliki dan bertambah kerabat dan saudara.
  4. Kebahagiaan Setahun: Yaitu dimana keluarga melahirkan keturunan, yang membahagiakan hati dan harapan keluarga di masa depan.
  5. Kebahagiaan Seumur hidup: Yaitu dimana keluarga saling menyemangati dan mencintai dalam keta'atan Ibadah, dan tujuan Akhirat, dan saling menyayangi dan saling menasehati bila ada anggota keluarganya terjerumus dalam kema'siatan, dan saling mendoakan agar anggota keluarganya diselamatkan dunia akhirat, dan ingin berkumpul kembali kelak di Surga.

Dan ada satu kebahagiaan lagi, yaitu kebahagiaan dimana kita dipanggil oleh ALLOH dengan panggilan sebagai mana nabi adam:

اسكن أنت وزوجك الجنة وكلا منها رغدا حيث شئتما

Karena setiap manusia yang masuk ke surga akan berstatus Raja,

وإذا رأيت ثم رأيت نعيما وملكا كبيرا

dan raja tak akan sempurna tanpa permaisuri yang mendampinginya.

Tetapi apabila belum ada sandaran bagaimana? Pada suatu masa, terkadang kita merasa sendiri di dunia ini, tidak ada yang bisa dijadikan sandaran untuk curhat dan mencurahkan rasa yang berkecamuk dalam pikiran. Jika kita merasakan hal demikian, itu merupakan surat dari Yang Maha Esa bahwa ketenteraman itu hanya dengan ALLOH tidak dengan manusia, dan kebutuhan akan terpenuhi hanya dengan mendekat kepada-NYA tidak dengan mereka.

Komentar untuk orang yang berkata: bila sandal saja punya pasangan, masak engkau tidak dan terutama bagi yang menulis sesuatu tentang jima' dan jama'ah. Ingat! Bahwa pasangan sendal pun bisa hilang.

إلهي أنت مقصودي ورضاك مطلوبي.

(Kanthongumur)
Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2017 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang