Akhlak Seekor Anjing

26 November 2015

Abu Utsman Al-Hariri suatu hari diundang makan oleh seorang yang ingin menguji kesabarannya. Ketika Beliau sampai di depan pintu rumah orang tersebut, tuan rumah berkata padanya, “ Aku tidak punya makanan, pergilah engkau.” Abu Utsman pun berjalan meninggalkan rumah tersebut. Selang beberapa saat, belum jauh beliau berjalan, sang tuan rumah kembali memangilnya. Saat sampai di depan rumah, tuan rumah mengusirnya kembali sembari berkata, “ Pergilah, aku tidak punya makanan.” Abu Utsman pun kembali meninggalkan rumah itu, dan beberapa saaat kemudian sang pemilik rumah kembali mengundangnya. Beliau pun kembali memenui Undangannya, akan tetapi saat di depan rumah tersebut, sang tuan rumah mengusirnya kembali. Hal ini dilakukan lebih dari empat kali dan Beliau tetap melakukan hal yang sama. Di wajah Beliau sedikit pun tidak tampak tanda-tanda kemarahan.
Menyaksikan kesabaran abu Utsman Al-Hariri, pemilik rumah itu pun bersimpuh di hadapan Beliau dan berkata, "Duhai Guru, maafkan aku, aku hanya mengujimu. Sungguh aku menyaksikan Akhlak Mulia yang kau miliki.”

“Sesungguhnya perangaiku yang engkau saksikan hanyalah akhlak seekor anjing. Seekor anjing jika dipanggil dia datang, dan jika diusir, ia pun akan pergi.” Ujar Abu Utsman Al-Hariri. [Akhmad Syofwandi]

*Sumber: Akhlak Para Wali karya Habib Naufal Alaydrus

Share on :
Comments
0 Comments
 
Copyright © 2013-2016 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang