Jangan Putus Asa Dengan Dosa

3 November 2015

Sebesar apapun dosa hamba, janganlah berputus asa. Renungilah Firman ALLOH Surat Az-Zumar berikut

قل
يا عبادي الذين أسرفوا على أنفسهم
لا تقنطوا من رحمة الله
إن الله يغفر الذنوب جميعا
إنه هو الغفور الرحيم

Katakanlah:
Hai hamba-hamba-Ku Yaitu Orang-orang yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri
janganlah kamu berputus asa dari rahmat ALLOH. Sesungguhnya ALLOH mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Pada Awwal Ayat itu, ALLOH memerintahkan kepada Nabi Muhammad Untuk memberikan kabar kepada Hamba-hamba-NYA. Siapakah yang dipanggil dan diseru serta tetap diakui sebagai seorang hamba dari-NYA? Apakah hanya orang beriman, orang yang mendirikan sholat, orang yang menginfaqkan hartanya, orang yang berkata baik atau orang sholeh saja yang diakui sebagai Hambanya?

Ternyata tidak!!! Orang yang melampaui batas terhadap dirinya pun tetap diakui sebagai Hamba-NYA. Dan Apa kabar gembira yang diperintahkan untuk disampaikan? Jawabannya adalah larangan berputus asa dari rahmat-NYA. Karena semua dosa akan ada kesempatan diampuni oleh-NYA. Hal itu karena ALLOH maha pengampun dan penyayang kepada hambanya. Apakah orang yang mati dalam keadaan Syirik juga akan diampuni dosa kesyirikannya memandang ayat itu?

Tentu saja bukan, akan tetapi dosa selain syiriklah yang akan diampuni oleh-NYA. Sebagaimana firman-NYA pada surat An-Nisa' Ayat 48:

إن الله لا يغفر أن يشرك به ويغفر ما دون ذلك لمن يشاء

Sesungguhnya ALLOH tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Lantas bagaimana cara agar dosa itu terhapus?.

Surat Hud Ayat 114 memberikan jawaban:

وأقم الصلاة طرفي النهار وزلفا من الليل
إن الحسنات يذهبن السيئات
ذلك ذكرى للذاكرين

Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan dari pada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.

Hati Saya terketuk saat membaca akhir ayat.

ذلك ذكرى للذاكرين.

Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat (Kanthongumur)
Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2017 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang