Kisah Rubah Dan Keledai

2 December 2015

Suatu hari, rubah terlibat perdebatan sengit dengan keledai. Penyebabnya, keledai mengatakan bahwa warna daun semanggi adalah kuning.

Rubah langsung membantah: "Tidak, Kamu salah. Daun semanggi berwarna hijau".

Keduanya berdebat sengit dan sama-sama bersikukuh dengan pendapatnya masing-masing.

Akhirnya, mereka sepakat datang kepada raja hutan untuk memutuskan perselisihan ini. Ternyata, raja hutan menghukum rubah dan membebaskan si keledai.

Rubah pun protes keras: "Yang Mulia Tuan Raja, kenapa Baginda menghukumku, bukankah daun semanggi memang berwarna hijau?".

Raja hutan berkata: "Benar sekali bahwa daun semanggi berwarna hijau. Tapi, engkau melakukan kesalahan besar karena buang-buang waktu dan energi berdebat dengan keledai, untuk sesuatu yang tidak ada gunanya diperdebatkan. Bukankah engkau tahu bahwa keledai memang dungu? Tapi, kenapa engkau masih membuat keributan yang tidak perlu hanya untuk menanggapi pernyataannya? Ketahuilah, engkau hanya ingin memuaskan nafsumu dan dianggap lebih pintar daripada keledai" [BM]
Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2017 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang