Sabar Meninggalkan Maksiat

4 December 2015

Kebanyakan Orang Mampu Bersabar Dalam Menjalankan Sholat Malam Baik Pada Musim Dingin Maupun Musim Panas, Akan Tetapi Sedikit Yang Mampu Bersabar Dari Memandang Perkara Yang Diharamkan. Hal Itu Sudah Diisyarahi Oleh Kalimat Hauqolah Yaitu:

لا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم

"Tidak Ada Daya (Untuk Meninggalkan Maksiat) Dan Tidak Ada Kekuatan (Untuk Menjalankan Ibadah) Kecuali Dengan (Pertolongan) ALLOH Yang Maha Agung Serta Maha Mulia".

Dengan Mendahulukan "Ketiadaan Daya" Dari Pada "Ketiadaan Kekuatan". Karena Itu, Syara' Pun Lebih Kuat Dalam Memperhatikan Suatu Larangan Dari Pada Perhatiaannya Terhadap Suatu Perintah.

Dalam Sebagian Ayat Al-Qur'an Disebutkan:

قل للذين كفروا إن ينتهوا يغفر لهم ما قد سلف

"Katakanlah Kepada Orang-Orang Kafir: Apabila Mereka Mencegah Diri Maka Akan Diampuni Bagi Mereka Apa Pun Kesalahan Yang Telah Dahulu".

Karena Itu, Ada Sebagian Maqolah Kyai Sarang:

"Ninggalke Rokokan Iku Luweh Apik Katimbang Nglakoni Sholat Sunnat Tapi Isih Rokokan".
"Kowe Ora Kudu Ngibadah Nemen-Nemen, Nanging Ojo Nerjang Maksiat".

"Meninggalkan Merokok Itu Lebih Baik Dari Pada Melakukan Sholat Sunnah Akan Tetapi Masih Merokok".

"Kamu Tidak Harus Melakukan Ibadah Dengan Rajin, Akan Tetapi Jangan Melakukan Maksiat".

Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2016 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang