Shalatmu Kurang Khusyu? Baca Resep dari Syekh Hatim al-Asham Ini!

16 December 2015

Suatu ketika Isham ibn Yusuf menghadiri majelis seorang abid ahli ibadah, Syekh Abu Abdurraman Hatim al-Asham. Lalu ia bertanya, “Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah cara Tuan shalat?”
Khusyu
Syekh Hatim menjawab, “Apabila masuk waktu shalat, aku berwudhu lahir dan batin.”

Isham pun bertanya lagi, “Bagaimana wudhu lahir dan batin itu?”

Maka Syekh Hatim pun berujar, “Wudhu lahir sebagaimana biasa, yaitu membasuh semua anggota wudhu dengan air. Sementara wudhu batin ialah membasuh anggota dengan tujuh perkara, yaitu: bertaubat, menyesali dosa yang telah dilakukan, tidak tergila-gilan akan dunia, tidak mengharap pujian orang (riya’), meninggalkan sifat bangga, meninggalkan sifat khianat dan menipu, meninggalkan sifat dengki.”

Selanjutnya Sang Syekh menjelaskan lagi, “Kemudian aku pergi ke masjid, aku persiapkan semua anggota badanku untuk menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan. Dan aku rasakan dalam diriku: aku sedang berhadapan dengan Allah, surga di sebelah kananku, neraka di sebelah kiriku, malaikat maut berada di belakangku, dan aku bayangkan pula bahwa aku seolah-olah di atas titian Shirathal Mustaqim, dan menganggap shalatku kali ini adalah shalat terakhir bagiku, kemudian barulah aku berniat dan bertakbir dengan baik.”

Syekh Hatim melanjutkan, “Setiap bacaan dan doa di dalam shalat, aku pahami maknanya kemudian aku rukuk dan sujud dengan tawadhu, aku bertasyahud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas. Beginilah aku bershalat selama tiga puluh tahun.” [Zq]
Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2016 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang