Sabar Menghadapi Gangguan Makhluk

14 January 2016


Kadang-kadang sebagian murid dikuasai oleh makhluk dengan cara diganggu, dijauhi dan dihina. Jika kamu diuji dengan hal yang demikian, hendaknya kamu bersabar dan meninggalkan pembalasan dengan kebersihan hati dari dengki dan bisikan jelek.


Hati-hatilah kamu dari mendoakan kejelekan untuk orang yang mengganggumu. Jika pengganggumu tertimpa musibah janganlah engkau berkata, “Ini akibat ulahnya menggangguku”. Sifat Sabar yang paling utama adalah memaafkan orang yang mengganggu dan mendoakan kebaikan untuknya. Ini merupakan akhlak orang-orang yang mencapai keteguhan di sisi-Nya. 

Jika setiap orang menjauhimu, anggaplah itu merupakan nikmat dari Tuhan untukmu. Karena jika mereka menghadapkan dirinya kepadamu, mungkin mereka menyibukkanmu kepada selain perbuatan taat. Namun, jika kamu di uji dengan setiap orang yang menghadapkan diri mereka kepadamu, mengagungkanmu, memujimu dan selalu mendatangimu maka hati-hatilah dari cobaan itu dan bersyukurlah kepada Allah yang menutupi segala kejelekanmu dari mereka.

Jika kamu merasa takut bahwa dirimu nantinya dapat berbuat dan beramal karena menginginkan pujian mereka, atau dengan berbaur dengan mereka dapat menyibukkanmu sehingga mengurangi ibadahmu kepada Allah maka tinggalkanlah mereka, tutuplah pintu rumahmu dari mereka, atau bahkan pindahlah dari tempat yang telah mereka ketahui ke tempat yang tidak mereka kenal.

Jadilah orang yang menyukai kesembunyian dan lari dari ketenaran dan kemasyhuran karena sesungguhnya di dalam semua itu terdapat ujian dan cobaan.

Sebagian para pendahulu yang saleh berkata, “ Demi Allah, seorang hamba tidak akan memiliki keteguhan kepada Allah, kecuali ia suka jika kedudukannya tidak diketahui.”

Sebagian yang lain berkata , “ Aku tidak mengetahui seseorang yang sangat menyukai jika dirinya menjadi terkenal, kecuali telah hilang agama darinya dan akan tampak kejelekannya.”[Akhmad Syofwandi]

*Sumber : Buku Jalan menuju taqwa terjemah dari Kitab Adab Suluk al-murid karya Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad

Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2017 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang