Tips Menolak Cinta ala Rabiah Adawiyyah

27 June 2016

OLEH: FAISAL KAMANDOBAT

Setelah suami Rabiah Adawiyah wafat, Hasan Basri dan kawan-kawannya bersilaturahmi ke rumah Rabiah Adawiyah. Mereka bicara kepada Rabiah, "Suamimu telah wafat dan itu adalah kepastian Ilahi."

"Kaligrafi" - Agus Kamal

"Benar," jawab Rabiah. "Lalu, siapa di antara kalian yang paling alim sehingga pantas menjadi suamiku?"

Mereka menjawab, "Hasan Basri..."

Kemuadian Rabiah bilang, "Hasan, jika Anda mampu menjawab 4 pertanyaan saya ini, maka Anda berhak menikahi saya."

"Bertanyalah, Rabiah. Jika Allah memberi petunjuk maka saya akan mampu menjawabnya," jawab Hasan.

"Baikalah," kata Rabiah. "Pertanyaan pertama; jika saya meninggal kelak, adakah saya dalam keadaan iman atau tidak?"

"Itu adalah hal yang gaib, dan tak ada yang mengetahui hal gaib kecuali Allah," jawab Hasan.

"Pertanyaan kedua," lanjut Rabiah. "Jika kelak jasadku diletakkan di dalam kubur, dan malaikat Munkar dan Nakir bertanya padaku, adakah aku mampu menjawab pertanyaan mereka atau tidak?"

Hasan menjawab, "Itu adalah hal yang gaib, dan tak ada yang mengetahui hal gaib kecuali Allah."

Kemudian Rabiah melanjutkan dengan pertanyaan ketiga, "Jika kelak manusia dibangkitkan di hari kiamat dan kitab catatan amal diserahkan kepada mereka, aku akan menerimanya dengan tangan kanan atau kiri?"

Jawaban Hasan tetap sama, "Itu adalah hal yang gaib, dan tak ada yang mengetahui hal gaib kecuali Allah."

"Sekarang pertanyaan keempat (terakhir), Hasan" kata Rabiah. "Saat umat manusia kumpulkan, sebagian dari mereka menjadi ahli neraka dan sebagian lagi ahli surga. Lalu aku termasuk golongan yang mana?"

Jawaban Hasan masih sama saja, "Itu adalah hal yang gaib, dan tak ada yang tahu hal gaib kecuali Allah."

Rabiah kemudian bilang, "Jika empat persoalan yang paling mengkhawatirkan tadi belum tahu jawabnya, bagaimana bisa pikiran disibukkan dengan pernikahan?"

Para tamu di rumah Rabiah terdiam...

Lalu Rabiah bertanya tentang hal yang lain. "Hasan, saya mau tanya, Allah menciptakan akal ke dalam bagian?"

"Ke dalam 10 bagian, Rabiah," jawab Hasan. "Dari 10 itu, 9 bagian untuk laki-laki,  dan 1 bagian untuk perempuan."

Rabiah kemudian bertanya lagi kepada Hasan. "Berapa bagian syahwat diberikan oleh Allah?"

"Ke dalam 10 bagian, Rabiah," jawab Hasan. "Dari sepuluh itu, 9 untuk perempuan, dan 1 untuk laki-laki."

"Ketahuilah Hasan, aku bisa menjaga 9 gejolak syahwatku dengan 1 akal yang kumiliki, sedang kamu tidak bisa menjaga 1 syahwatmu dengan 9 akal yang kamu punyai." (Bm)

*Sumber : Kitab "Durratun Nasihin" shahifah 22
Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2016 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang