Pria Ini Mengembangkan Pertanian Organik di Gaza

3 December 2016

SANTRIJAGAD ~ Di tengah kondisi serba susah di Gaza, Palestina, makin menumbuhkan kreatifitas warganya untuk bertahan hidup. Salah satunya adalah yang dilakukan Said Salim Abu Nasser yang menyulap 200 meter persegi atap rumahnya menjadi kebun hidroponik yang sangat produktif.


Hasil kebun tersebut ia manfaatkan untuk kebutuhan keluarga besarnya, serta para tetangga. Ia mulai menanam sayur mayurnya sendiri sebab khawatir terhadap mutu bahan makanan yang dijual bebas di luar, serta menjauhi secara optimal penggunaan pestisida.

Ia membuat satu ruangan besar seluas 200 meter persegi yang di dalamnya menjadi tempat bercocok tanam dengan model hidroponik, suatu meode bercocok tanam dengan mengoptimalkan nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Dengan cara ini, menurut Abu Nasser, lahan hidroponik seluas satu meter persegi bisa menghasilkan lebih banyak -secara kuantitas maupun kualitas- dibandingkan sepuluh meter persegi lahan biasa.

Sebagai ganti pestisida atau bahan kimiawi sintetis sejenisnya, Abu Nasser menyemprotkan ekstrak bawang putih ke tanaman agar tidak dihinggapi hama. Setelah enam tahun usaha gigihnya, Abu Nasser berhasil memproduksi 3,5 ton bahan makanan organik dan bersih untuk masyarakat.

Tentu saja upaya Abu Nasser untuk menghasilkan bahan makanan sehat dan bersih ini patut diapresiasi di tengah kondisi Gaza yang serba susah dan terbatas. Abu Nasser menjadi inspirasi bagi kita dalam hal kemandirian pangan, kepedulian terhadap kesehatan, serta tentu saja perjuangan (jihad) sosial yang harus terus dikembangkan. [Zia]

*Sumber: One Green Planet
Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2017 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang