Syaikh Said Ramadhan al-Buthy : Kita Semua adalah Seorang Hamba

17 March 2017

Saya ingin mengisahkan sebuah kisah kepada kalian. Tahun lalu, selesai saya melaksanakan sholat ashar ada seorang lelaki yang menghentikan langkahku di pintu masjid ketika saya hendak keluar dari masjid. dia mengatakan pada saya dengan penuh perasaan, “Saya ingin tahu, kenapa Allah swt menimpakan ujian ini kepadaku ? Padahal saya tidak melakukan hal-hal yang Dia tidak sukai.”

Saya kemudian bertanya, “Apa musibah yang sedang kamu alami ?

“Saya mempunyai seorang anak yang masih kecil. Tiba-tiba dia menderita sebuah penyakit yang sangat berbahaya dan selang beberapa hari kemudian penyakitnya semakin parah dan akhirnya meninggal.” Jawab lelaki tersebut.

Lelaki tersebut kemudian mulai bertanya-tanya, siapa sebenernya yang apa penyebab dari penyakit tersebut dan menjangkiti anaknya hingga akhirnya meninggal. Ini adalah sebuah peringatan, dia sepatutnya perlu berdoa tetapi doanya dikotori oleh perasaan tidak puas hati.

Jawaban yang saya berikan kepadanya tidaklah penting. Tapi yang lebih penting adalah apa yang saya katakan sekaraang kepada kalian semua. Semoga kalian semua bisa mengambil hikmah dari jawaban yang saya sampaikan ini.

Saya mengatakan kepadanya, “ Saya percaya bahwa kamu tidak melakukan sesuatu perbuatan yang tidak Allah sukai. Namun saya hendak bertanya kepadamu, apakah kita hidup di dunia ini dengan syarat-syarat yang kita tetapkan kepada Allah atau kita hidup di dunia ini dengan syarat-syarat yang Allah tetapkan kepada kita ? apabila kamu hidup di dunia ini dengan syarat-syarat yang kamu tetapkan kepada Allah dan Allah mengizinkan syarat-syarat tersebut lalu kemudian kamu dihidupkan ke dunia. Demi Allah apa yang kamu persoalkan dan menjadi pertanyaanmu itu benar. Tapi, apakah keadannya demikan ? saya, anda dan semua manusia diciptkan oleh Allah dari ketiadaan menjadi ada ke dunia ini. Kita hidup di dunia dengan Qodho dan Qodhar yang telah Allah tetapkan kepada kita.

Kita telah diberikan kabar bahwa dunia ini adalah tempatnya diberi ujian. Kita semua akan diuji dengan harta dan jiwa. Sebagaimana Allah telah berfirman:

“Dan sesungguhnya akan kami berikan ujian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kemiskinan, jiwa dan buah-buahan. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. ( Q.S al-Baqoroh 155 )

Apakah kita semua orang yang bebas atau seorang hamba ? jika kita orang yang bebas, kita berhak berkata apa saja dan melakukan apa saja sesuka hati kita. Tapi, apakah kita ini orang yang bebas ? Tidak, kita adalah seorang hamba. Dan seorang hamba sama sekali tidak berkuasa atas dirinya sendiri.  Apalagi seorang anak kecil, dia tidak memiliki apa-apa. Anak itu milik Allah dan Allah berhak melakukan apa saja terhadap anak itu sesuai dengan kehendak-Nya.

Lelaki yang ada dalam kisah ini adalah seorang lelaki yang baik, tetapi dengan ujian yang menimpa anaknya membuat dia mengatakan hal yang seperti itu.
 
*Ditranskrip oleh Santrijagad dari Video ceramah  Syaikh Said Ramadhan al-Buthy
Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2017 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang