Percik Ramadan: Agar Ibadah Puasa Jadi Lebih Bermakna ~ Zia Ul Haq

24 May 2017

“Mula-mula bid’ah yang muncul setelah Rasulullah wafat adalah rasa kenyang, ketika perut suatu kaum kenyang maka bergairahlah nafsunya terhadap dunia,” kata Sayyidah ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha.


Rasa bahagia, trenyuh, sumringah, atau mak-tratap di dalam hati ketika Ramadan menjelang merupakan salah satu bentuk undangan ilahiyah yang perlu kita sambut dengan serius. Penyambutan yang perlu disiapkan, salah satunya, adalah dengan memahami siapa yang kita sambut dan bagaimana kedudukannya. Apa yang ia bawa dan seberapa berharganya. Serta betapa mulia, bercahaya nan gemerlapnya ia sebagai tamu, dan betapa lusuh, dekil, nan melaratnya kita sebagai tuan rumah. Buku ini memuat tuangan-tuangan batin tentang Ramadan, sebagai perenungan agar ibadah puasa jadi lebih bermakna. Agar puasa tak sekedar menahan lapar dan dahaga. Agar kita tidak menyia-nyiakan berlian yang tak ternilai harganya.

Judul: Percik Ramadan - Agar Ibadah Puasa Jadi Lebih Bermakna
Penulis: Zia Ul Haq
Penerbit: JagadPress
Dimensi: xii+140; 12x18 cm
Harga: Rp45.000,-

Cara Pemesanan:
Ketik: PERCIK_Nama_Jumlah Pesanan_Alamat Lengkap
Kirim ke: 085600999946 (SMS) atau 082325999946 (WA)

SEBAGIAN KEUNTUNGAN DISALURKAN UNTUK PROGRAM BEASISWA DAN SANTUNAN SANTRI FOUNDATION

Dipersembahkan oleh:
JagadPress | Santri Foundation | Komunitas Santrijagad
Share on :
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013-2017 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang