Pesantren Ramadan Khusus Lansia di Jombang

7 June 2017

Sedikitnya 250 lansia dari berbagai daerah mengikuti kegiatan Pondok Ramadan di Masjid Jami’ Raudhotul Arifin, Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Sebagian dari mereka datang dengan membawa peralatan masak, alat-alat sholat, baju secukupnya, peralatan tidur serta beberapa kebutuhan yang lain.

KH M Zaid salah seorang Pengurus Ta’mir masjid setempat mengungkapkan, kegiatan pondok ramadanan khusus untuk para lansia ini sudah berjalan sejak puluhan tahun sebelumnya. “Sudah sejak berpuluh-puluh tahun mas kegiatan tiap Ramadan ini,” katanya.

Di masjid yang berlantai II itu, semua ruangan masjid diisi penuh oleh para lansia. Saat hendak mandi dan berwudu pun, masing-masing mereka harus bersabar menunggu, meski di masjid tersebut tersedia beberapa kamar mandi dan tempat wudhu. Meski demikian, para lansia tak ada yang terlambat mengikuti setiap kegiatan yang sudah dijadwalkan Pengurus Ta’mir Masjid Jami’ dan Pengasuh Pondok lansia ini sebelumnya. “Mereka tetap sesuai dengan aturan di sini,” tambah Kiai Zaid.

Adapun beberapa materi kegiatan yang harus diikuti para lansia, Kiai Zaid menjelaskan materinya cukup kompleks, segala materi keagamaan khususnya guna lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT diajarkan kepada mereka. “Iya banyak mas, dan cukuplah untuk bekal keseharian mereka nanti. Misalkan ilmu fiqih, seperti bab sholat, thoharah dan seterusnya, ada juga materi keimanan atau tauhud juga tashawauf,” jelasnya.

Tidak hanya itu, mereka juga didirong melaksanakan berbagai macam salat sunnah dengan istiqomah baik di siang hari ataupun pada malam hari. Disamping itu materi tata cara baca Al-Qur’an yang baik dan benar juga menjadi salah satu materi wajib mereka.

Pada waktu istirahat, sekitar pukul 10.00 WIB hingga menjelang adzan dzuhur, sebagian ibu-ibu lansia memilih tidak istirahat, mereka justru memanfaatkan waktu itu dengan membaca Al-Qur’an hingga berkali-kali hatam sebelum waktunya kembali ke rumahnya masing-masing.

Pondok khusus lansia ini, menurut Kiai Zaid terbuka bagi siapapun yang hendak mendalami ilmunya di Bulan Ramadan. Tak ada persyaratan yang ketat, hanya datang dan mendaftarkan diri kepada pengurus takmir atau pengasuh pondok ini dengan menyetorkan uang senilai Rp 40 ribu rupiah.

Kiai Zaid menjelaskan, uang itu bukan untuk para pengurus takmir masjid ataupun pengasuh pondok, namun untuk mereka sendiri khususnya keperluan saat memperingati Nuzulul Qur’an juga penutupan kegiatan pondok ramadanan ini. “Uang itu bukan untuk kita, namun untuk mereka sendiri, pengurus takmir dan pengasuh pondok juga nyumbang, malah lebih besar,” terangnya. (syam/rep)

_____
Sumber: http://ramadan.faktualnews.co/2017/06/06/semangat-lansia-mondok-di-bulan-ramadan-2
Share on :

1 comment:

  1. bukan hanya di jombang tetapi di bandung juga ada, di pesantren daarut tauhid

    ReplyDelete

 
Copyright © 2013-2016 Santrijagad
Didukung Oleh: Santri Foundation | Motto: Mengakar dan Merindang