Bagaimana bila orang awam berdandan seperti ulama? - Santrijagad

Bagaimana bila orang awam berdandan seperti ulama?

Share This
Pertanyaan:
Bagaimana jika orang yang tidak paham masalah agama berdandan dengan dandanan ulama?

Jawaban:

Orang awam yang tidak paham masalah agama dilarang berdandan dengan dandanan khusus ulama. Meluaskan (melebarkan) pakaian termasuk perkara bid’ah, tetapi hukumnya makruh (bid'ah makruh) bukan haram (bid'ah haram). Kecuali jika pakaian itu menjadi syiar bagi ulama, maka hukumnya sunnah bagi mereka (ulama). Dan haram bagi selain ulama menyerupai ulama, agar tidak menipu dan dimintai fatwa, lalu memberikan fatwa tanpa ilmu.

Al-Imam al-Hafidz Jalaluddin as-Suyuthi ditanya tentang seorang pelajar yang berdandan dengan dandanan ahli ilmu. Pelajar tersebut berasal dari kampung, kemudian ketika kembali ke kampungnya dan berkumpul dengan keluarganya, dia meninggalkan dandanan ahli ilmu dan kembali berdandan sesuai adat lingkungannya, apakah bermasalah bagi pelajar tersebut?

Dijawab oleh as-Suyuthi, ketika si pelajar menggunakan sifat dengan dua sifat sekaligus maka tidak ditentang keberadaannya apapun bentuk dandanan yang dia kenakan. Bila dia berdandan dengan dandanan ahli ilmu, maka dia termasuk golongan alhlul ilmi. Ketika berdandan dengan tradisi golongan negerinya maka tidak apa-apa. Ia dianggap kembali ke asal, dia menampakkan tradisi keluarga dan negerinya sendiri.

Mujawwib: Mumu BSA, Abdullah Afif, Hayat Alkafi
Referensi: Tanwiirul Quluub, Ghidzaul Albab
Sumber: PISS KTB – Pustaka Ilmu Sunniyyah Salafiyyah

No comments:

Post a Comment