Ketika Muhammad Ali Tirakat 40 Hari - Santrijagad

Ketika Muhammad Ali Tirakat 40 Hari

Bagikan Artikel Ini
Muhammad Ali pernah mengadakan kunjungan resmi ke Suriah. Salah satu agendanya saat itu adalah bertemu mufti kenegaraan, Syaikh Ahmad Kaftaro, di Damaskus. Dalam kesempatan tersebut, Syaikh Ahmad Kaftaro bertanya, “Kau ingin sembuh dari penyakitmu?”

Sebagaimana diketahui, Muhammad Ali mengidap parkinson yang menghambat respon syaraf tubuhnya. Dijawab oleh mantan petinju legendaris itu, “Bagaimana bisa, Syaikh. Sementara para dokter terkenal di Amerika pun tak mampu menangani.”

“Seusai kunjunganmu,” kata Syaikh Ahmad Kaftaro, “Kutunggu kau di kebunku, datanglah dan semoga Allah akan menyembuhkanmu dengan kemurahan dan rahmat-Nya.”



Setelah usai agenda kunjungan resminya, Ali bergegas menuju kebun milik Syaikh Ahmad Kuftaro. Di tempat tersebut, Syaikh Ahmad meminta Ali untuk tinggal selama 40 hari. Ali menyanggupi, ia juga diminta untuk melakoni puasa penyembuhan (semacam pembersihan racun tubuh atau detoksifikasi), yakni tidak boleh makan sama sekali, hanya boleh minum saja.

Aturan puasa empat puluh hari itu Ali mengonsumsi air sebanyak 3-4 liter tiap hari, ditambah 40 gram madu untuk menjaga kerja hati, serta menghentikan seluruh obat-obatan yang selama ini dikonsumsinya. Ia juga harus menemani Syaikh Ahmad jalan-jalan selama dua jam sehari, yakni satu jam di pagi hari dan satu jam di sore hari.

Puasa itu berjalan efektif, sampai-sampai pada hari ke-17 ia menelepon istrinya di Amerika sambil mengatakan, “Lihat saja nanti kau akan melihatku membuat teh sendiri tanpa minta bantuan orang lain.”

Namun sayangnya proses penyembuhan itu terputus hanya sampai 27 hari puasa. Ali harus segera kembali ke Amerika sebab urusan mendesak. Jika ia bisa menyempurnakan 40 hari puasanya, mungkin saja ia bisa sembuh total dan mendapatkan faidah yang besar.

*Diterjemahkan oleh Santrijagad dari fanpage Abnau Manhaj as-Syaikh Ahmad Kuftaro
_______________________________
Follow us: www.santrijagad.org | Youtube: Madrasah Santrijagad | Facebook/Twitter/Instagram/Telegram: Santrijagad | Kontak & Donasi: https://www.santrijagad.org/p/blog-page_33.html

No comments:

Post a comment